Harus semangaatt...biar lebih seru lagi belajarnya.
Seperti biasa ya, sebelum belajar, jangan lupa dhuha dan murojaah dulu yaa....
Biar nanti belajarnya bisa lebih konsentrasi lagi...
Nah kalo sudah, simak materi berikut yaa....
üBAHASA
INDONESIA
Tari Kipas Pakarena
Tari Kipas Pakarena merupakan kesenian tari yang
berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Tarian ini sudah menjadi tradisi di
kalangan masyarakat Gowa yang merupakan bekas Kerajaan Gowa.
Kisahnya berawal dari perpisahan antara penghuni
Boting Langi (negeri khayangan) dan penghuni Lino (bumi) pada zaman dahulu.
Konon, sebelum berpisah, penghuni Boting Langi sempat mengajarkan kepada
penghuni Lino cara menjalani hidup, seperti bercocok tanam, beternak, dan
berburu.
Cerita itu diabadikan dalam gerakan tarian. Makna
gerakan tari Kipas Pakarena, seperti gerakan berputar searah jarum jam,
melambangkan siklus hidup manusia. Gerakan naik turun mencerminkan roda
kehidupan yang kadang berada di bawah dan kadang di atas. Cara menari yang
lembut mencerminkan karakter perempuan Gowa yang sopan, setia, patuh, dan
hormat. Secara keseluruhan gerakan tari ini mengungkapkan rasa syukur.
üPKN
Diskusikan
hasilmu dengan dengan temanmu!
Seperti yang telah kamu ketahui sebelumnya, kita
hidup penuh dengan keberagaman. Di dalam keluarga, hampir setiap anggotanya
berbeda. Di sekolah, kamu mempunyai teman-teman yang berbeda. Di masyarakat,
kamu mempunyai tetangga yang berbeda-beda. Tahukah kamu? Perbedaan yang ada di
keluarga, sekolah, dan masyarakat akan menjadi indah apabila dilandasi oleh
persatuan dan kesatuan.
Apa sebenarnya makna persatuan dan kesatuan?
Untuk menjawabnya, mari kita lakukan kegiatan berikut.
•• Ambil
sebuah sapu lidi.
•• Cabut
sebuah lidi dari sapu tersebut dan patahkan.
•• Ambil
seluruh lidi pada sapu tersebut dan patahkan
pada saat
bersamaan.
IPS
Suku Minang
Suku Minang adalah kelompok etnis
yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat. Suku Minang sering disebut sebagai
orang Padang atau Urang Awak. Bahasa daerah suku Minang adalah bahasa Minang.
Suku Minang mempunyai rumah adat yang sangat khas yang disebut Rumah Gadang. Rumah gadang ini terbuat dari kayu dan mempunyai bentuk dasar seperti balok. Lengkung atap rumahnya sangat tajam seperti tanduk kerbau, sedangkan lengkung badan rumah landai seperti badan kapal. Atap rumah terbuat dari ijuk. Bentuk atap rumah yang melengkung dan runcing ke atas itu disebut gonjong. Karena atapnya berbentuk gonjong, maka disebut rumah Bagonjong.
Suku Minang mempunyai alat musik tradisional Minang yang disebut talempong. Talempong dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik khas Minang lainnya adalah saluang. Saluang ini dimainkan dengan cara ditiup.
Suku Minang juga memiliki banyak jenis tarian, di antaranya tari Pasambahan dan tari Piring. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan dalam pesta adat.
Suku Minang sangat terkenal dengan berbagai makanan khasnya. Rendang merupakan salah satu makanan tradisional suku Minang yang sangat terkenal, bahkan sampai ke mancanegara. Makanan khas suku Minang lainnya yang juga digemari adalah sate padang dan dendeng balado.
Orang Minang gemar berdagang dan merantau ke daerah lain. Legenda Suku Minang yang sangat terkenal adalah “Malin Kundang”.
Untuk lebih jelasnya,kita simak video berikut yaa....
LATIHAN
1. Tari Kipas Pakarena berasal dari
....
2. Tuliskan makna gerakan Tari Kipas Pakarena!
3. Tari Kipas Pakarena, kisahnya berawal dari
perpisahan antara penghuni ... dan penghuni ....
4. Sebutkan beberapa perbedaan/keragaman yang ada
dalam keluargamu!
5. Sebutkan
beberapa perbedaan/keragaman dengan teman sekelasmu!
Gak kayak kelas 3, matematika bergabung di pelajaran tematik. Nah dikelas 4, pelajaran matematika berdiri sendiri.
Ada bukunya sendiri ya.
Yuk kita mulai belajar matematika nya.
Mengenal Pecahan
Ibu
membeli satu buah pizza, kemudian pizza tersebut dipotong menjadi 4 bagian yang
sama untuk dibagikan kepada empat anaknya. Berapa bagian untuk masing-masing
anak ?
Perhatikan gambar ilustrasi di bawah ini !
Penjelasannya
sebagai berikut :
Sebuah pizza mula-mula utuh, kemudian dipotong atau dibagi menjadi dua bagian
yang sama. Perhatikan pula dua bagian pizza yang sudah dipotong, satu bagian
dari pizza yang dipotong tersebut disebut “satu
per dua” atau
“seperdua” atau “setengah” dan ditulis “½”. Sedangkan jika
kedua bagian potongan dari pizza tersebut dipotong lagi menjadi dua, maka dari
sebuah pizza tersebut akan diperoleh empat bagian pizza yang sama. Satu bagian
pizza dari empat bagian yang sama itu disebut “satu
per empat” atau
“seperempat” dan ditulis “¼” . Jadi jawaban dari
pertanyaan diatas adalah setiap anak mendapat pizza ¼
bagian.
Dari penjelasan di atas kita menemukan bilangan ½ dan ¼. Kedua bilangan itulah
yang disebut dengan bilangan pecahan. Pada pecahan ½, angka 1
disebut pembilang dan angka 2 disebut penyebut. Sedangkan pada pecahan ¼, angka
1 disebut pembilang dan angka 4 disebut penyebut.
Jadi
bilangan pecahan dapat diartikan sebagai sebuah bilangan yang memiliki
pembilang dan juga penyebut.
Macam-macam bentuk
pecahan
1. Pecahan Biasa
Pecahan
biasa adalah pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pecahan
jenis ini pembilangnya lebih kecil daripada penyebutnya. Bilangan yang di
atas adalah pembilang dan yang di bawah adalah penyebut.
2. Pecahan Campuran
Pecahan
campuran merupakan pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa
karena pembilangnya lebih besar dari penyebutnya.
3. Pecahan Desimal
Pecahan
desimal merupakan pecahan yang dalam penulisannya menggunakan tanda koma.
4. Pecahan Persen
Pecahan
persen merupakan pecahan yang menggunakan lambang % yang berarti perseratus. 5%
= lima perseratus, 30% = tiga puluh perseratus, 75% = tujuh puluh lima
perseratus.
Nah sampe disini udah paham?
Kita lanjut besok untuk soal latihan dan pendalaman materinya ya...
Jumpa lagi kita pada pagi hari inii, di hari rabuu...
Yuk anak-anak kita awali hari ini dengan membaca basmallah...
Sudah siap belajar semua hari ini??
Ayok ah kita lebih semangat lagi belajar hari ini. Kita mulai dengan menyimak tausiyah pagi ini yg sudah ibu kirim di grup kelas yaa..
Nah, jika semua sudah menyimak tausiyahnya, jangan lupa dhuha dan murojaah surat al balad 11-15 yaa....
Selamat belajar anak-anak ibu guru...
üBAHASA
INDONESIA
Siswa menemukan gagasan pokok dan
gagasan utama dari setiap paragraf
Sigap
Membantu Sesama
Malam itu beberapa warga Kampung
Babakan berkumpul di pos jaga. Tiba-tiba terlihat seorang bapak tua yang
berjalan pelan. Ia memanggul kardus besar di pundaknya. Oh, rupanya Pak Sammy.
Pak Sammy baru pulang dari
kampungnya di Maluku. Sudahdua minggu Pak Sammy pulang ke Maluku. Ia harus
menghadiri acara adat di sana. Ia menggunakan kapal laut. Perjalanannya
membutuhkan waktu dua sampai tiga hari. Tentu Pak Sammy sangat lelah. Apalagi
usianya sudah cukup tua.
Pak Encep menawarkan bantuan untuk
membawa kardusnya. Sampai di rumah, Pak Sammy mengeluh kepalanya pusing. Pak
Encep memanggil warga yang lain untuk membantu. Datanglah Pak Made, Pak Udin
dan Pak Nur. Mereka dengan cepat membantu Pak Sammy. Pak Made dan Pak Encep
membersihkan tempat tidur. Pak Udin mengambilkan menghangatkan air untuk
membuat teh. Pak Nur membeli makanan.
Setelah makan dan meminum teh
hangat Pak Sammy beristirahat. Ia senang warga desa membantunya. Di Kampung ini
Pak Sammy merasa memiliki keluarga.
Gagasan
pokok paragraf1: Malam itu beberapa warga Kampung Babakan berkumpul di
pos jaga.
Gagasan
pokok paragraf2: Pak Sammy baru pulang dari kampungnya di Maluku.
Gagasan
pokok paragraf3: Pak Encep menawarkan bantuan untuk membawa kardusnya
Gagasan
pokok paragraf4: Di Kampung ini pak Sammy memiliki keluarga.
üIPA
Sifat Bunyi Merambat
Bunyi merupakan gelombang yang
perambatan arahnya sejajar dengan arah getarnya. Bunyi dapat terdengar jika
memenuhi syarat berikut.
1. Ada sumber bunyi
2. Ada media penghantar
3. Ada pendengar
Bunyi yang berasal dari sumber
bunyi sampai kepada pendengar dengan cara merambat. Bunyi dapat merambat
melalui media perantara: udara, zat cair, dan benda padat. Bunyi tidak dapat
merambat tanpa adanya media perantara.
Bunyi yang merambat melalui benda
padat dan zat cair akan terdengar lebih jelas dibandingkan bunyi yang merambat
melalui udara
Yuk Simak VIDEO diBawah
LATIHAN
1. Dalam
teks “Sigap Membantu Sesama”, tentukan gagasan pokok pada paragraf 1!
2. Dalam
teks “Sigap Membantu Sesama”, tentukan gagasan pokok pada paragraf 3!
3. Sebutkan
syarat bunyi agar dapat didengar!
4. Bunyi
tidak dapat merambat pada ....
5. Bunyi yang berasal dari sumber
bunyi sampai kepada pendengar dengan cara ....
Kerjakan tugasmu dibuku tulis khusus daring, foto kemudian kirimkan pada Ibu Guru melalui WhatsApp!
Tetap semangaaaatt mengawali belajar online kita hari ini yaa...
Yuk sebelum mulai belajar kita simak tausiyah pagi ini
Nah kalo sudah selesai menyimak tausiyah, lanjut dhuha dan murojaah surat Al Balad ayat 6-10 yaa...
Jangan lupa foto dan kirimkan.
üPKN
Pak Sammy, Pak Encep, Pak Made, Pak Udin, dan Pak
Nur tinggal di Kampung Babakan. Mereka berasal dari suku yang berbeda-beda.
Mereka juga mempunyai kesukaan makanan yang berbeda-beda. Makanan kesukaan
mereka adalah makanan khas daerahnya. Mereka juga sangat ahli dalam memainkan
alat musik daerah masing-masing.
Mereka menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa
sehari-hari meskipun masih sangat terpengaruh dengan logat bahasa daerah
mereka.
Siap Menghadapi Musim Hujan
Musim hujan hampir tiba. Warga desa Kampung Babakan
berdiskusi untuk melakukan kerja bakti. Meraka berencana membersihkan selokan.
Mereka sepakat ketika selokan bersih, warga tidak akan kebanjiran. Pagi itu,
semua warga terlihat sangat bersemangat membersihkan selokan. Pak Sammy dan Pak
Udin sibuk mengambil sampah yang ada di dalam selokan. Pak Made dan Pak Udin
memastikan saluran selokan lancar. Pak Nur mengambil sampah-sampah dan
meletakkannya digerobak sampah.
Setelah kerja bakti selesai, warga berkumpul untuk menikmati teh hangat dan pisang
goreng. Makanan tersebut dimasak oleh ibu-ibu. Mereka senang karena selokan desa sudah bersih. Kini, mereka siap jika musim hujan tiba.
Semoga semua sehat dan senantiasa diberkahi oleh Allah subhanahuwataala yaa...
Nah hari ini, hari pertama kita mulai lagi belajar aktif, walaupun hari ini kita masih PJJ nih...
Hari ini, seperti biasa ibu guru pandu belajar kalian melalui blog ibu guru.
Tapi sebelum belajar, alangkah baiknya kita simak tausiyah terlebih dahulu yaa... 😊
Kalo kalian sudah selesai menyimak tausiyah nya, yuk dilanjut dhuha dan Murojaah....
Kalo sudah, berikut materi hari ini yaa....
Baca dan pahami baik-baik.
BAHASA INDONESIA
Setiap bacaan biasanya terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memiliki gagasan pokok yang diperkuat oleh gagasan pendukung. Gagasan pokok adalah ide utama yang dibahas dalam suatu bacaan, bisa berupa kalimat inti atau pokok paragraf. Gagasan pendukung adalah uraian atau tambahan informasi untuk gagasan pokok. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan gagasan pokok setiap paragraf.
1. Bacalah paragraf dengan cermat!
2. Cermati kalimat pertama hingga terakhir!
- Apakah kalimat pertama merupakan gagasan pokok atau gagasan penjelas? Apakah kalimat kedua yang merupakan gagasan pokok? Teruslah membaca kalimat demi kalimat hingga gagasan pokok paragraf ditemukan.
- Ingat, gagasan pokok sebagai isi atau inti paragraf dapat terletak di awal, akhir, awal dan akhir, atau di seluruh paragraf.
IPS
Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa dan budaya, namun tetap dalam satu wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keragaman tersebut merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kita wajib mensyukurinya.
IPA
Segala macam bentuk bunyi berasal dari benda yang bergetar. Getaran dari suatu benda akan mengakibatkan udara di sekitarnya bergetar. Getaran tersebut menimbulkan gelombang bunyi di udara. Benda-benda yang bergetar dan menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi.
Bunyi dapat merambat melalui benda padat, cair, dan gas. Akan tetapi, bunyi tidak dapat merambat pada ruang hampa.
Sifat Bunyi Merambat
Bunyi merupakan gelombang yang perambatan arahnya sejajar dengan arah getarnya. Bunyi dapat terdengar jika memenuhi syarat berikut.
1. Ada sumber bunyi
2. Ada media penghantar
3. Ada pendengar
Bunyi yang berasal dari sumber bunyi sampai kepada pendengar dengan cara merambat. Bunyi dapat merambat melalui media perantara: udara, zat cair, dan benda padat. Bunyi tidak dapat merambat tanpa adanya media perantara. Bunyi yang merambat melalui benda padat dan zat cair akan terdengar lebih jelas dibandingkan bunyi yang merambat melalui udara.
Fakta-fakta Perambatan Bunyi dalam Kehidupan
• Bunyi merambat melalui media udara: semua suara yang terdengar: saat bercakap-cakap, dan suara bergema di sekitar kita.
• Bunyi merambat melalui zat cair: sura lumba-lumba yang tertangkap radar kapal selam.
• Bunyi merambat melalui benda padat: saat menempelkan telinga di rel kereta api, maka suara roda kereta api yang masih berjarak belasan km akan terdengar dengan cukup jelas.
Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak video berikut :
Selamat belajar anak-anak ibu guru semuanyaa.... 😅😅
Hai anak sholeh dan sholeha ibu guru...
Apa kabarnya?
Sehat dan bahagia kan?
Jumpa lagi di beranda home learning ibu guru, di hari rabu 22 April 2020.
Gak kerasa udah mau bulan ramadhan ya, ada persiapan apa untuk bulan ramadhan ini?
Semangat donk ya untuk puasa penuh selama 1 bulan?
Jangan bolong-bolong lagi yaa, kan sudah kelas 1 mau naik kelas 2. Sudah mulai tumbuh besar, harus berani lawan lapar dan bisa puasa penuh.
Yuk ah, seperti biasanya. Kita awali dengan menyimak tausiyah di bawah
Nah kalau sudah disimak tausiyah nya, jangan lupa dilanjut shalat dhuha dan murojaah dulu ya.. 😁
Masih dengan tema dan subtema yg sama dengan kemarin, kita lanjutkan pembelajaran hari ini.
Saat cuaca cerah atau mendung, kadang-kadang angin bertiup sepoi.
Angin yang bertiup sepoi sangat menyenangkan.
Angin yang bertiup saat mendung biasanya menandakan hujan akan turun.
Angin dapat menerbangkan layang-layang dan memutar kincir angin.
Apakah kamu pernah bermain layang-layang?
Apakah kamu juga pernah bermain kincir angin?
Ayo Kita Membuat Kincir Angin
Alat dan bahan:
1. Kertas tebal warna-warni (bisa juga
menggunakan kertas dari buku gambar)
2. Lem kertas
3. Gunting
4. Kawat
5. Sumpit/kayu sebagai tiang
Ayo buat kincir anginmu!
Foto/video ditunggu sampai hari sabtu ya!
Angin bertiup kencang sore kemarin.
Hujan deras turun sepanjang malam.
Banyak genangan air di halaman sekolah.
Daun-daun memenuhi halaman.
Sampah berserakan tertiup angin akibat hujan deras.
Halaman sekolah menjadi kotor.
Udin dan teman-teman akan membantu
membersihkan halaman sekolah.
Mereka membagi tugas untuk kerja bakti.
Bergotong royong membersihkan halaman sekolah.
Sudah bisa kan membuat kalimat pujian untuk mereka yang bergotong royong ini?
Apa kabar anak sholeh dan sholeha?
Jumpa lagi nih di beranda home learning nya ibu guru.
Semangat pagi!
Yuk kita mulai home learning hari ini dengan menyimak tausiyah dibawah.
Nah seperti biasa,setelah tausiyah kita jangan lupa Murojaah dan shalat dhuha yaa...
Kalau sudah, baru kita lanjutkan belajar hari ini.
Hari ini, hari selasa 21 April 2020, kita lanjutkan materi kemarin, yaitu tema 8 subtema 3.
Masih ingat dengan penjelasan ibu guru kemarin mengenai musim hujan?
Musim hujan merupakan musim dimana hujan hampir setiap hari turun.
Bahasa Indonesia
Musim hujan masih berlangsung.
Hujan sering turun saat pagi hari.
Beni berangkat ke sekolah memakai jas hujan.
Beni juga memakai payung sebagai pelindung
lainnya.
Saat berangkat ke sekolah, Beni bertemu Edo.
Edo tidak memakai jas hujan maupun payung.
Beni : Hai, Edo, apakah kamu tidak membawa
payung?
Edo : Iya Beni, payungku rusak.
Beni : Apakah kamu juga tidak memakai jas
hujan?
Edo : Aku tidak punya jas hujan.
Beni : Kalau begitu pakai saja payungku ini. Aku
cukup memakai jas hujan saja.
Edo : Wah, kamu baik sekali Beni. Terima kasih
sudah meminjamkan payungmu untukku.
Beni : Iya, sama-sama Edo. Kamu bisa
memakainya agar tidak kehujanan
berangkat ke sekolah.
Edo : Ayo, kita berangkat bersam
Dari percakapan di atas, kalimat manakah yang merupakan kalimat pujian?
Matematika
Hujan turun sepanjang hari.
Pulang sekolah Beni biasa bermain bersama
teman-teman.
Rasanya lama sekali menunggu hujan berhenti.
Ia ingin bermain bola bersama teman-teman.
Ayo, kita bantu Beni mengukur lamanya waktu.
Nah sudah bisa membedakan kan antara lama dan sebentar?
Hayo coba sebutkan contoh-contoh kegiatan lama dan sebentar.
PPKn
Hujan tidak kunjung reda.
Beni tidak jadi bermain bola bersama teman-teman.
Beni memanfaatkan waktu dengan membuat poster.
Beni akan membuat poster “Aturan Makan”.
Poster ini akan ditempel di ruang makan.
Poster dibuat agar semua anggota keluarga mematuhinya.
Seperti yang sudah ibu guru sampaikan di video kemarin, saat makan kita mempunyai aturan.
Aturan ada untuk dipatuhi. Dan aturan membuat hidup kita disiplin.
Sudahkah kalian patuhi aturan saat makan seperti yang ibu guru jelaskan kemarin?